Showing posts with label Hobi. Show all posts
Showing posts with label Hobi. Show all posts

Tuesday, 17 December 2013

Debut di Dunia FILM

Hehe.. ini cuman buah keisengan saya disaat lagi ga ada kerjaan, bener-bener ga da kerjaan... anggap saja gitu.. Ho'oh ^_^'

Friiizz.... Aseeidd, friiiizzz...!!

Jauh di lubuk hati paling dalam, saya sebenernya ingin sekali membuat film yang 'jadi'. Walau sebeneranya ga bakat sih, tapi saya ber-minat untuk mencobanya. Mungkin minat ini muncul karena seringnya saya mengoleksi dan menonton film semenjak di rumah ada TV dan tak lama kemudian ada komputer (heeh? O.o). Akhirnya saya jadi terinspirasi, dan dikit-dikit mulai memperhatikan bagaimana adegan film itu dibuat dan menghayal. Yep, semua prestasi itu berasal dari 'mimpi'... dan saya yakin, 'ngayal' itu adalah mimpi yang dimaksud. Maka dari itu, muncullah video-video kaga-jelas berikut ini..

Saya sama sekali ga punya aktor yang memadai untuk film dengan skrip yang apik seperti yang telah saya buat dengan keringat asin ini.. Tapi apalah daya, hanya bocah ini (yang tidak lain adalah adik bungsu saya) satu-satunya orang yang mau jadi pelampiasan alias kelinci percobaan-nya... (Ngehehee). Namanya 'Arif', tapi karena panggilan super pendeknya 'if', akhirnya malah jadi dipanggil 'im' dan bermetamorfosis menjadi 'Baim'. Entah gimana ceritanya ya, yang jelas dia menerima hal itu dengan lapang dada setelah diintimidasi oleh kakak-kakaknya yang lain (semua telah sepakat manggil dia begitu :D)..

---

Oke, ini video pertama.. Judulnya agak maksa sih sebenernya, KAMEN RIDER BAIM.. Inspirasinya dapet dari film 'Kamen Rider Kabuto' (karena saat itu habis nonton film tersebut).

Mengisahkan seorang bocah yang baru pulang 'ngaji' dan sebenernya cuma mau ganti baju dengan dandanan yang 'agak' gokil.. Tapi kesannya dibikin agak 'lebay', sehingga kelihatan sedang berubah seperti KR Kabuto..
 
> klik disini <


Video berikutnya... Judulnya BAIM MAY NOT CRY..
Kenapa dijuduli begitu, karena waktu itu adik saya lagi suka-sukanya main game 'Devil May Cry'.. Karena judul nya artinya 'Setan boleh nangis', takut adik saya terkesan cengeng (padahal aslinya iya sih).. maka judulnya diganti jadi 'Baim ga boleh nangis', keren khaan??..

Mengisahkan seorang bocah galau yang terlihat sedang memencet-mencet tombol henfun-nya. Tiba-tiba dia dihadang oleh ninja kain sarung di tengah perjalanan. Terkaget-kaget, tanpa sempat bereaksi lebih dari itu, dia diserang hingga terjengkang.. Tidak terima akan pelecehan itu, bocah bernama Baim itupun marah, beringas, hingga bajunya hancur menjadi embun.. (heeh? -_-)

'Finishing Move'

Video ketiga berjudul BAIM VS BOIM
Kali ini merupakan film yang berisi adegan tembakan, fighting, magic, dan sedikit 'sinetron' (karena ada slow-motionnya dikit, apakah itu benar? anda mestinya meragukan itu)..

Mengisahkan bocah bernama Baim lagi yang mendapatkan telepon misterius dari seseorang yang bernama Boim (lah, kalo namanya diketahui udah ga misterius lagi dong? haduuh). Suara dari telepon itu tiba-tiba membuatnya galau, sampai-sampai malam bisa jadi siang olehnya. Mau tau kelanjutan ceritanya gimana? Jangan kemana-mana, tetap di 'sana bin siniiiiii'..... Yaaa-eeEEEeee!!!!! (lho..lho?)

HABISS, silahkan pergi sekarang...

Tuesday, 14 May 2013

Olahraga apa yang bagus?

Kamu suka olahraga ga?.. Hah? Engga?..
Berarti kamu sama dengan saya.. Jiakakakak...

Tapi, bukan berarti saya benci berolahraga ya, saya hanya malas berolahraga. Ibaratnya dalam sebulan itu, cuman ada 1 atau 2 kali saya melakukannya. Eits! Jangan salaah... Sekali berolahraga langsung berjam-jam lho..


 Suka yang mana?

-> Jadi, kamu olahraganya gimana?
Saya sih, olahraganya buat kesehatan. Ibaratnya tubuh ini mesin, jika jarang dipakai secara optimal maka beberapa bagiannya akan berkarat. Tubuh jika malas digerakkan, maka di dalamnya akan banyak udara yang terjebak. Pas begitu mau digerakkan, yang ada malah pegal, capek, trus tidur lagi deh.. Ckckck..


Bangun tidur, tidur lagi

-> Tapi, ngomongin masalah itu, ada ga solusinya? Bagi saya yang malas olahraga? Kan olahraga itu bikin capek juga ya..
Ada kok, olahraga yang ga bikin cape, ga bikin pegel, cuman bikin keringetan... Tau ga?..
Haha.. Bingung? Ini dia jawabannya:


Ping pong

Yups, bener. PING PONG atau TENIS MEJA adalah jenis olahraga yang tidak melelahkan. Kenapa bisa begitu? Ya, karena ruang gerak pemain tidak terlalu luas, sehingga selama permainan berlangsung kita tidak perlu berlari-lari. Berbeda sekali dengan olahraga TENIS, pemain harus berlari-lari untuk mengejar bola yang dipukul lawan. Selain itu olahraga tenis dilakukan di lapangan terbuka yang bisa jadi panas dan akan menguras tenaga.


Walau udah tua, tapi ping pong ga bikin nenek capek lho

Olahraga ini juga cukup fleksibel, bisa dimainkan di dalam ruangan, di tempat teduh, atau di tempat terbuka. Jadi, jika ingin menambah kesehatan tulang, kita bisa bermain di luar ruangan agar mendapatkan sinar matahari pagi. Jika cuaca sedang terik, permainan bisa dilakukan di tempat yang teduh. Sehingga, kita tetap bisa berolahraga namun kulit tidak menjadi gosong.


Main berduaan, di dalam rumah, biar romantis, ciee..

Manfaat lain yang didapat dengan olahraga ini ialah bisa meningkatkan konsentrasi dan refleks. Karena, semakin mahir bermain ping pong, maka kecepatan pukulan bola akan meningkat. Meningkatnya gerakan bola tentu juga akan meningkatkan kemampuan fokus mata terhadap arah gerakannya. Dan, ini bisa meningkatkan konsentrasi dalam belajar, meningkatkan ketelitan dalam bekerja, kewaspadaan saat berkendara, dan lain sebagainya.


 Tatap mata SAYA

Meski ruang gerak hanya di sekitar meja, tidak menutup kemungkinan olahraga ini bermanfaat bagi tubuh kita. Gerakan bola yang cepat dan berkelok akan menuntut pemain untuk bermain sigap. Otomatis, otot kaki dan tangan menjadi kuat karna harus bergerak cepat dan memukul dengan kuat.


 
 Bersiaplah! Jurus sabetan mauuuttt.......!!

Oleh karenanya, jenis permainan atau olahraga ini perlu dipertimbangkan untuk dicoba, guys. Karena selain sehat, bermain ping pong juga bisa menghilangkan stress akibat pekerjaan atau aktivitas yang monoton. Dan bakal makin seru jika bermain bersama pasangan atau teman akrab.


Bermain saat jam istirahat kantor


SEKIAN

Saturday, 11 May 2013

Musik itu secukupnya saja

Yow, guys.. Bro and sis..
Kalian suka dengerin musik?
Kenapa?
Suka aja, ngilangin suntuk, stress, emang mendalami musik, main band, jago nyanyi, bla bla bla..


Musik itu bikin asik

Saya juga suka musik, baik itu musik instrumental (tanpa vokal), maupun musik yang berupa lagu. Alasannya mungkin juga sama dengan kalian semua, guys. Hidup itu terasa hambar tanpa iringan nada. Setiap lagu yang kita dengar, bakal membangkitkan kembali memory saat lagu itu pertama kali diputar, begitu didengarkan bertahun-tahun kemudian.


 Hear to 'Sad Violin'

Kadang, lagu itu mengingatkan kita pada kejadian saat kita berkumpul bersama teman satu geng. Kadang, lagu itu membawa kita pada peristiwa unik di masa kecil, meriahnya saat bulan puasa tiba. Teringat akan cinta pertama, bagaimana lagu itu seakan menghadirkan sosok si dia. Ada juga yang mengingatkan saat kita sedang patah hati, galau, stress menghadapi ujian, diospek senior, jauh dari orang tua, menderita, terhina, ketakutan, marah, sedih, kangen, dan lain sebagainya.

Selain kenangan, musik juga bermanfaat sebagai hiburan untuk melepaskan stress. Mengikuti lirik lagu dengan bernyanyi bisa menyegarkan pikiran dan semangat. Tidur, akan berasa lebih lelap jika dengan mendengarkan musik, dan olahraga jadi lebih semangat dengan adanya dentuman musik. Lagu cinta menceritakan indah dan pahitnya dalam bercinta, sedangkan lagu religi mengingatkan kita akan arti kehidupan. Intinya, musik itu banyak manfaatnya.


Go! Go! Pawer Renjeeeess....!!

Tapi, terlalu memuja hobi yang satu ini akan menjadi bumerang terhadap diri sendiri. Karena musik atau nyanyian itu identik dengan pesta, keramaian, hura-hura, mabuk-mabukan, maksiat, dan lain sebagainya. Bayangkan, jika untuk melepas stress saja kita harus datang ke tempat seperti ini (lihat gambar di bawah). Bayangkan, perbuatan dosa apa saja yang akan diri kita legalkan di sini.


 Yang penting jeeb ajeeb dulu sob
Hakhak hak haak... Asyeeekk...!!

Terlalu mengagumi sebuah lagu akan membuat kita mengagumi bahkan memuja pemainnya, pemusiknya, atau penyanyinya. Bahkan, ketika tokoh tersebut melakukan sebuah perbuatan dosa, kita malah membelanya habis-habisan, seakan perbuatan itu biasa saja dan mungkin kita juga boleh menjadikannya sebagai panutan. Ckckckck...

Mencintai suatu penyanyi atau grup musik, akan tidak lengkap rasanya jika tidak mengikuti setiap konsernya. Konser, konser, dan konser. Seakan-akan semua penduduk ini perlu dihibur akibat keseharian yang tidak menyenangkan. Lihat saja, banyak TV swasta yang gencar menyuguhkan acara musik dan konser.


Tempat kumpulnya para ALAY

Konser-konser yang tidak sehat kerap mengumbar kata-kata kebencian, kata kotor dan cabul, kekerasan, menyesatkan, dan lain sebagainya. Seharusnya, kita tidak terpengaruh dan terbawa arus lingkungan sekitar yang tidak baik. Terpengaruh artinya lemah dan tidak memiliki prinsip hidup yang kuat. Bayangkan, betapa banyaknya manusia yang terlena dan bagai terhipnotis oleh nyanyian yang lambat laun bisa melemahkan iman, merusak akal pikiran, merubah kepribadian, dan lain sebagainya.


Seandainya konser ini menjadi brutal, dan kita terjebak di dalamnya

Oleh sebab itu, sebaiknya dengarkan musik pada saat tertentu dan secukupnya saja. Akan lebih baik dan terasa damai, jika kita mendengarkan alunan irama orang yang membaca Al-Qur'an. Dan, Nabi Muhammad SAW telah bersabda:

لَيَكُونَنَّ مِنْ أُمَّتِى أَقْوَامٌ يَسْتَحِلُّونَ الْحِرَ وَالْحَرِيرَ وَالْخَمْرَ وَالْمَعَازِفَ

“Niscaya kelak akan ada beberapa kaum dari sebagian umatku yang menghalalkan zina, sutra (bagi kaum laki-laki), khomer (miras dengan berbagai jenis dan mereknya), serta alat-alat musik”. HR. Bukhori no: 5268
Kenapa musik atau nyanyian dilarang, karerna musik bersifat MELENAKAN atau MELALAIKAN. Seseorang yang terlalu sibuk dengan musik akan lalai, lupa dengan kewajibannya kepada Sang Pencipta. Musik dekat dengan nafsu dan maksiat, serta dapat melemahkan kepribadian. 

Berikut merupakan kesaksian dari orang-orang yang telah bertobat dan meninggalkan musik, diperoleh fakta bahwa dalam 3-4 minggu sejak meninggalkan musik:
(sumber: kisahrasulnabisahabat.blogspot.com)
  • Meningkatnya daya ingat
  • Menjernihkan pandangan
  • Mempertajam pemikiran
  • Daya analisa jauh meningkat
  • Menghilangnya 'moody'
  • Lebih khusyu dalam sholat dibanding sebelumnya


SEKIAN